Analisa Pekerjaan Bronjong dan Cara Menghitung Bronjong Sesuai SNI

Halo sahabat EduCitizen.com, kali ini saya akan membahas tentang analisa pekerjaan bronjong yang sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan bronjong atau gabion yang mungkin akan berguna bagi Anda. Perhitungan pekerjaan bronjong memang cukup rumit dan dibutuhkan ketelitian dalam melakukan survey lokasi.

Cara menghitung volume bronjong sebenarnya mudah jika anda mau mempelajarinya dalam artikel yang akan saya bagikan ini.

Bronjong adalah kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis galvanis yang diisi batu untuk mencegah pengikisan atau longsor.

analisa pekerjaan bronjong

Sumber : http://www.jualpagarbrc.com


Bronjong sangat berguna untuk menahan tanah ( sebagai penahan tanah pada tebing ) dan juga sangat berguna untuk menahan erosi atau pengikisan yang disebabkan oleh gerusan air atau terpaan ombak.

Pada dasarnya, tujuan pemasangan bronjong adalah untuk memperkuat tanah atau menahan tanah agar tidak longsor.

Contoh pekerjaan yang membutuhkan bronjong adalah normalisasi sungai, tebing-tebing di pinggir jalan atau juga bisa dipasang di pinggir pantai untuk menahan hantaman ombak

Analisa Pekerjaan Bronjong

Sebelum kita memulai menghitung harga satuan pekerjaan bronjong terlebih dahulu kita harus membuat contoh lokasi yang akan dibangun bronjong.

Studi Kasus :

Desa A akan membangun bronjong untuk dengan spesifikasi teknis sebagai berikut :

  • Tinggi Tebing 2 Meter
  • Lebar Bronjong 2 Meter
  • Panjang Tebing 200 Meter

Berapa banyak biaya yang diperlukan untuk membangun pekerjaan bronjong tersebut?

Ada 3 type kawat bronjong yaitu 3 mm, 4 mm dan 5 mm. Jika anda ingin menggunakan kawat dengan ukuran 3 mm, maka analisa SNI nya adalah sebagai berikut :

Dalam analisa SNI 2002, ini disebut dengan analisa C.017 untuk memasang 1m3 bronjong. Berikut bahan dan tenaga yang diperlukan :

  1. Batu Kali koefisein 1,2 M3
  2. Kawat Bronjong koefisien 18 Kg
  3. Pekerja koefisien 1,5 OH
  4. Tukang Batu koefisien 0.2 OH
  5. Mandor Koefisien 0.02 OH

Kita sudah mempunya patokan yaitu dimensi pemasangan bronjong dan koefisien atau standar analisa SNI perhitungan pekerjaan bronjong.

Cara Menghitung Volume Bronjong Type 1 ( Sesuai SNI )

Diketahui tinggi tebing adalah 2 meter dan lebar tebing atau ketebalan bronjong yang akan dibangun adalah 2 meter dengan panjang 200 meter.

Panjang x Lebar x Tinggi = VOLUME BRONJONG
200 x 2 x 2 = 800 Meter Kubik

Bahan yang diperlukan :
Batu Belah = Volume x Koefisien = 800 x 1,2 = 960 M3
Kawat Bronjong = Volume x Koefisien = 800 x 18 = 14.400 Kg

Tenaga Yang diperlukan :
Pekerja = 1.200 OH
Tukang Batu = 160 OH
Mandor = 16 OH

Diketahui bahwa harga bahan dan alat adalah
Batu Belah = Rp. 285.000/M3
Kawat Bronjong = Rp. 14.000 / Kg
Pekerja = Rp. 60.000/OH
Tukang Batu = Rp. 75.000/OH
Mandor = Rp. 90.000/OH

Maka, biaya yang diperlukan adalah :

Batu Belah : 960 x 285.000 = Rp. 273.600.000
Kawat Bronjong : 14.400 x 14.000 = Rp. 201.600.000
Pekerja : 1.200 x 60.000 = Rp. 72.000.000
Tukang Batu : 160 x 75.000 = Rp. 12.000.000
Mandor : 16 x 90.000 = Rp. 1.440.000

TOTAL BIAYA YANG DIPERLUKAN = Rp. 560.640.000 ( Lima Ratus Enam Puluh Juta Enam Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah )

Analisa Pekerjaan Bronjong Type 2 ( Bronjong udah jadi

Cara analisa pekerjaan bronjong type 2 berbeda dengan type pertama, kita tidak menggunakan analisa perhitungan berdasarkan SNI tetapi kita hanya menghitung secara matematis.

Dalam contoh saya tidak menghitung kemiringan tebing tetapi hanya tebal bronjong yang diperlkan saja.

analisa pekerjaan bronjong

Sumber : http://www.jualpagarbrc.com


Sesuai dengan harga pasar, harga bronjong saat ini adalah Rp. 150.000 untuk ukuran 2 x 0,5 x 1 kawat 3 mm. Itu sudah termasuk harga termurah dan yang paling bagus harganya sekitar Rp. 250.000.

Kebetulan pada tahun ini saya mendapatkan proyek pekerjaan bronjong, jadi sedikit tahu harga bronjong terbaru 🙂

Dari perhitungan type 1 diatas diketahui bahwa volume pekerjaan adalah 800 M3, maka untuk menghitung kebutuhan bahan dan biaya caranya cukup sederhana.

Keterangan : Ukuran Bronjong atau Gabion yang akan dipake yaitu 2 meter x 1 meter x 0,5 meter = 1 M3

Cara menghitungnya :

Volume Pekerjaan x Volume Bronjong = 800 x 1 = 800 Buah bronjong

Dikarenakan volume bronjong 1m3, maka batu yang diperlukan untuk mengisi bronjong tersebut juga 1 m3 jadi jumlah batu kali yang dibutuhkan sama dengan jumlah bronjong yaitu 800 M3

Untuk perhitungan tenaga, berdasarkan pengalaman saya adalah 4 orang mampu mengisi dan menganyam bronjong sebanyak 3 buah bronjong per hari.

Jadi, jika 800 buah bronjong maka tenaga yang dibutuhkan adalah 800/3 = 266 hari untuk 4 orang = 1.064 OH ( Tanpa Mandor ) dengan asumsi 1 tukang batu.

Artinya, jika 1 tukang batu maka perhitungan tenaga untuk tukang adalah 3/4 x Jumlah Hari (266 ) = 200 OH

Maka, biaya yang diperlukan adalah :

Batu Belah : 800 x 285.000 = Rp. 228.000.000
Bronjong jadi : 800 x 150.000 = Rp. 150.000.000
Pekerja : 864 x 60.000 = Rp. 51.840.000
Tukang Batu : 200 x 75.000 = Rp. 15.000.000
Mandor tidak perlu, cukup pemborong aja yang jadi mandor .. hehehee

TOTAL DANA YANG DIBUTUHKAN adalah : Rp. 414.840.000 ( Empat Ratus Empat Belas Juta Delapan Ratus Empat puluh Ribu Rupiah )

Ko beda ya antara analisa SNI dan Analisa Kampung?
Jelas beda lah, analisa SNI memperhitungkan faktor lose dan analisa kampung tidak. Jadi, pada intinya volume pekerjaan ditambah dengan persentase kehilangan bahan atau alat.

Contoh : Jika anda membeli batu 1 mobil dengan isi 6 M3, maka volume batu 1 mobil tersebut belum tentu isinya 6 m3 kan ada yang bolong-bolong tuh. Jadi, jika anda beli batu 1 mobil maka volume nya dikurangi 1,2% ( nanti rugi lho kalo tidak dikurangi)..

Selisih antara analisa pekerjaan bronjong SNI dengan analisa biasa cukup gede ya sobat yaitu sekitar 154 Juta.

Nah, jadi ketika anda mendapat proyek bronjong dengan volume pekerjaan 800 m3 maka keuntungan kotor anda sekitar 154 juta ( belum dikurangi pajak dan biaya mulustrasi )….

Jangan lupa untuk zakat juga ya….

Saya tidak membuat contoh Rencana Anggaran Biaya Bronjong disini dan jika anda membutuhkan contoh RAB Bronjong, anda bisa membaca salah satu artikel yang menurut saya cukup lengkap yaitu : Contoh RAB Bronjong

Demikian ulasan mengenai analisa pekerjaan bronjong dan cara menghitungnya sesuai SNI atau analisa berdasarkan pengalaman ini dibuat. Semoga bermanfaat

Loading...